Pengembangan E-book Interaktif Berbasis Dimensi Penalaran Kritis Untuk Meningkatkan Kakrakter Mandiri Siswa Kelas II di Sekolah Dasar Negeri 3 Made Lamongan

Authors

  • Andys Nur Azunna Alitha Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Ari Susandi Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Rizka Novi Irmaningrum Universitas Muhammadiyah Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.33578/kpd.v5i3.p269-283

Keywords:

E-Book, Penalaran Kritis, Karakter Mandiri

Abstract

Kemajuan teknologi menuntut inovasi dalam pendidikan, khususnya melalui pemanfaatan media digital di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-book interaktif berbasis dimensi penalaran kritis untuk meningkatkan karakter mandiri siswa kelas II SDN 3 Made Lamongan pada mata pelajaran PPKn. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dan desain Control Group Pretest-Posttest. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi, angket, dan tes karakter mandiri. Hasil penelitian menunjukkan: (1) E-book dinyatakan valid berdasarkan penilaian ahli materi (3,75), ahli desain (3,75), dan ahli perangkat pembelajaran (3,70); (2) media ini dinilai praktis berdasarkan angket siswa pada uji coba kelompok kecil (3,50) dan kelompok besar (3,56), serta skor aktivitas siswa sebesar 3,36 dan 3,64; (3) E-book terbukti efektif meningkatkan karakter mandiri siswa berdasarkan uji T (sig. 0,000 < 0,05), dengan N-Gain Score kelas eksperimen sebesar 73,26% (kategori tinggi) dibandingkan kelas kontrol sebesar 33,11% (kategori sedang). Dengan demikian, e-book interaktif ini layak, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran inovatif untuk memperkuat kemandirian belajar siswa.

Published

31.07.2026

How to Cite

Alitha, A. N. A., Susandi, A. ., & Irmaningrum, R. N. . (2026). Pengembangan E-book Interaktif Berbasis Dimensi Penalaran Kritis Untuk Meningkatkan Kakrakter Mandiri Siswa Kelas II di Sekolah Dasar Negeri 3 Made Lamongan. Jurnal Kiprah Pendidikan, 5(3), 269–283. https://doi.org/10.33578/kpd.v5i3.p269-283