Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Infografis Berbasis Discovery Learning Pada Materi Plantae di SMA

Authors

  • Putri Dehayati Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Astrid Sri Wahyuni Sumah Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Yetti Hastiana Universitas Muhammadiyah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.33578/kpd.v5i3.p412-421

Keywords:

Analisis Kebutuhan, Discovery Learning, infografis, Pembelajaran Biologi

Abstract

Peserta didik kelas X SMA masih mengalami kesulitan dalam memahami klasifikasi dan karakteristik kelompok tumbuhan pada materi Plantae karena materi yang bersifat kompleks serta penggunaan media pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan guru dan peserta didik terhadap pengembangan media pembelajaran infografis berbasis Discovery Learning pada materi Plantae di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 28 peserta didik kelas X dan 2 guru Biologi SMA Negeri 1 Cempaka yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket analisis kebutuhan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan peserta didik terhadap media pembelajaran memperoleh persentase 76,16%, kebutuhan model pembelajaran 72,16%, dan kebutuhan media infografis 80,80%. Sementara itu, hasil analisis kebutuhan guru menunjukkan persentase kebutuhan media pembelajaran sebesar 87,50%, kebutuhan model pembelajaran 80,00%, dan kebutuhan media infografis 77,50%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru dan peserta didik memerlukan media pembelajaran infografis berbasis Discovery Learning sebagai dasar dalam perancangan media pembelajaran pada materi Plantae.

Published

31.07.2026

How to Cite

Dehayati, P., Sumah, A. S. W., & Hastiana, Y. . (2026). Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Infografis Berbasis Discovery Learning Pada Materi Plantae di SMA. Jurnal Kiprah Pendidikan, 5(3), 412–421. https://doi.org/10.33578/kpd.v5i3.p412-421